Kelas 7 • Bab 6

Ekologi dan Keanekaragaman Hayati

Pelajari ekosistem, rantai makanan, dan pelestarian biodiversitas

Bab 5 Bab 6 dari 7 Bab 7

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:

  • Menjelaskan pengertian ekologi dan ruang lingkupnya
  • Mengidentifikasi komponen ekosistem (biotik dan abiotik)
  • Menjelaskan hubungan saling ketergantungan dalam ekosistem
  • Menganalisis rantai makanan dan jaring-jaring makanan
  • Menjelaskan simbiosis (mutualisme, komensalisme, parasitisme)
  • Menjelaskan pentingnya keanekaragaman hayati dan upaya pelestariannya

Materi Pembelajaran

A Pengertian Ekologi

Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani: oikos (rumah) dan logos (ilmu).

Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup berinteraksi dengan sesama makhluk hidup dan dengan lingkungan fisik di sekitarnya.

EKOSISTEM BIOTIK Hidup ABIOTIK Tak Hidup • Tumbuhan • Hewan • Manusia • Mikroorganisme • Cahaya • Air • Tanah • Suhu Interaksi Timbal Balik

B Komponen Ekosistem

Ekosistem tersusun dari dua komponen utama yang saling berinteraksi:

Komponen Biotik

Semua makhluk hidup yang ada dalam ekosistem.

Produsen (Autotrof)

Tumbuhan hijau yang membuat makanan sendiri melalui fotosintesis

Konsumen (Heterotrof)

Hewan yang memakan makhluk hidup lain (herbivora, karnivora, omnivora)

Dekomposer (Pengurai)

Bakteri dan jamur yang menguraikan zat organik menjadi zat anorganik

Komponen Abiotik

Faktor fisik dan kimia yang tidak hidup dalam ekosistem.

Cahaya Matahari

Air

Tanah

Suhu

Udara

pH/Keasaman

C Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dalam suatu ekosistem dengan urutan tertentu.

PRODUSEN Rumput KONSUMEN I Belalang KONSUMEN II Katak KONSUMEN III Ular DEKOMPOSER

Jaring-jaring makanan adalah kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem. Dalam ekosistem, rantai makanan tidak berdiri sendiri melainkan saling terkait membentuk jaring-jaring makanan.

D Simbiosis (Hubungan Antar Makhluk Hidup)

Simbiosis adalah hubungan erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis. Terdapat 3 jenis simbiosis:

1. Simbiosis Mutualisme

Hubungan antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Contoh:

  • • Lebah dan bunga
  • • Kerbau dan burung jalak
  • • Rayap dan flagellata

Manfaat:

  • • Lebah mendapat nektar, bunga terbantu penyerbukannya
  • • Burung mendapat makanan, kerbau bebas kutu
  • • Rayap mendapat enzim, flagellata mendapat tempat tinggal
2. Simbiosis Komensalisme

Hubungan antara dua makhluk hidup di mana satu pihak diuntungkan, pihak lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Contoh:

  • • Anggrek dan pohon mangga
  • • Ikan remora dan hiu
  • • Tumbuhan sirih dan pohon inang

Keterangan:

  • • Anggrek mendapat tempat, pohon tidak dirugikan
  • • Remora mendapat sisa makanan, hiu tidak terganggu
  • • Sirih mendapat tempat, pohon tidak terpengaruh
3. Simbiosis Parasitisme

Hubungan antara dua makhluk hidup di mana satu pihak diuntungkan (parasit) dan pihak lain dirugikan (inang).

Contoh:

  • • Kutu dan hewan (anjing, kucing)
  • • Cacing pita dan manusia
  • • Benalu dan pohon inang

Dampak:

  • • Kutu mendapat makanan, hewan kehilangan darah
  • • Cacing mendapat nutrisi, manusia sakit
  • • Benalu mendapat nutrisi, pohon melemah

E Keanekaragaman Hayati dan Pelestariannya

Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah variasi kehidupan di semua bentuk, tingkat, dan kombinasi ekosistem. Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia (megabiodiversity).

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Genetik

Variasi gen dalam satu spesies (contoh: berbagai ras anjing)

Spesies

Variasi spesies dalam satu habitat (contoh: berbagai hewan di hutan)

Ekosistem

Variasi ekosistem di bumi (hutan, laut, gurun, dll)

Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati:
Pelestarian In Situ

Pelestarian di habitat aslinya

  • • Taman Nasional
  • • Cagar Alam
  • • Suaka Margasatwa
  • • Taman Wisata Alam
Pelestarian Ex Situ

Pelestarian di luar habitat aslinya

  • • Kebun Binatang
  • • Kebun Raya
  • • Taman Safari
  • • Bank Gen
Ancaman Keanekaragaman Hayati:
  • • Perusakan habitat (deforestasi, alih fungsi lahan)
  • • Perburuan liar dan perdagangan ilegal
  • • Pencemaran lingkungan
  • • Perubahan iklim global
  • • Spesies invasif

Glosarium

Ekologi

Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungannya

Ekosistem

Kesatuan komunitas makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya

Biotik

Komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk hidup

Abiotik

Komponen ekosistem yang tidak hidup (cahaya, air, tanah, dll)

Produsen

Makhluk hidup yang membuat makanan sendiri (tumbuhan hijau)

Konsumen

Makhluk hidup yang memakan makhluk hidup lain

Dekomposer

Pengurai zat organik menjadi zat anorganik (bakteri, jamur)

Rantai Makanan

Urutan peristiwa makan dan dimakan dalam ekosistem

Simbiosis

Hubungan erat antara dua makhluk hidup berbeda jenis

Mutualisme

Simbiosis yang saling menguntungkan kedua belah pihak

Keanekaragaman Hayati

Variasi kehidupan di semua bentuk dan tingkat ekosistem

In Situ

Pelestarian yang dilakukan di habitat asli makhluk hidup

Teka Teki Silang

Isi kotak-kotak di bawah ini dengan huruf yang tepat. Klik "Cek Jawaban" untuk melihat skor!

Mendatar:

  • 1.Ilmu hubungan makhluk hidup dengan lingkungan
  • 3.Membuat makanan sendiri
  • 5.Simbiosis saling menguntungkan

Menurun:

  • 2.Memakan makhluk hidup lain
  • 4.Komponen tak hidup
  • 6.Urutan makan dan dimakan

Latihan Soal Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat! Klik "Lihat Hasil" untuk melihat skor dan pembahasan.

Feedback

Punya pertanyaan atau masukan tentang materi ini? Kirimkan pesan Anda melalui WhatsApp!